Kompas.com - 03/09/2013, 17:04 WIB
Majalah Forbes memilih Kanselir Jerman Angela Merkel sebagai perempuan paling berpengaruh di dunia pada 2013. THIERRY CHARLIER / AFPMajalah Forbes memilih Kanselir Jerman Angela Merkel sebagai perempuan paling berpengaruh di dunia pada 2013.
EditorEgidius Patnistik

BERLIN, KOMPAS.COM —
Kanselir Jerman Angela Merkel, Selasa (3/9/2013), mengatakan bahwa ia berharap sebuah konsensus internasional masih bisa dicapai pada pertemuan KTT G-20 minggu ini, dalam menanggapi dugaan serangan senjata kimia di Suriah. Merkel telah berulang kali mengesampingkan partisipasi Jerman dalam serangan militer pimpinan AS terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad di Suriah.

"Kami mengatakan dengan jelas bahwa Jerman tidak akan berpartisipasi dalam aksi militer (di Suriah), tetapi kami menambahkan bahwa kami ingin melakukan segala sesuatu yang memungkinkan dalam beberapa hari yang tersisa untuk mendapat respons bersama dari masyarakat internasional," katanya dalam debat parlemen menjelang pemilihan umum Jerman, 22 September ini.

"Saya harus mengatakan bahwa ini sangat tidak mungkin. Namun, waktu yang ada harus digunakan. Itulah sebabnya kami tetap berada dalam pembicaraan dengan semua mitra internasional kami, dengan Rusia. Itu pula sebabnya mengapa kami ingin memanfaatkan pertemuan G-20 untuk melakukan segala sesuatu yang menjadi kekuasaan kami, untuk mencapai posisi umum masyarakat internasional. Saya pikir, ini kepentingan semua orang."

Presiden Rusia Vladimir Putin, seorang kritikus vokal kebijakan Barat terhadap Suriah, telah menyatakan keraguan bahwa Assad berada di belakang dugaan serangan gas beracun pada tanggal 21 Agustus, yang telah mendorong seruan aksi militer untuk rezim Assad. Rusia telah berulang kali memblokir tindakan Dewan Keamanan PBB terhadap rezim Assad.

Krisis Suriah tidak secara formal menjadi agenda resmi pada pertemuan puncak tahunan 20 negara maju dan berkembang dunia yang bergabung dalam G-20.

Seperti diberitakan, Presiden AS Barack Obama telah mengejutkan Washington dan dunia pada Sabtu lalu ketika ia memutuskan untuk meminta dukungan Kongres bagi aksi militer di Suriah, saat serangan rudal dari kapal-kapal AS terhadap pasukan Assad tampak sudah sangat dekat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X