Tabrak Polisi Hingga Tewas, Cucu Miliarder Thailand Jadi Buronan

Kompas.com - 03/09/2013, 14:04 WIB
Inilah mobil Ferrari milik Vorayuth Yoovidhaya yang menabrak seorang polisi hingga tewas. Vorayuth yang adalah cucu pemilik merek dagang Red Bull kini dicari polisi karena mangkir dari pemeriksaan. www.driving.caInilah mobil Ferrari milik Vorayuth Yoovidhaya yang menabrak seorang polisi hingga tewas. Vorayuth yang adalah cucu pemilik merek dagang Red Bull kini dicari polisi karena mangkir dari pemeriksaan.
EditorErvan Hardoko

BANGKOK, KOMPAS.com - Aparat di Thailand sedang memburu salah satu cucu pewaris kerajaan bisnis merek Red Bull, Chaleo Yoovidhaya, karena ia mangkir dari pemeriksaan di pengadilan.

Sang cucu, Vorayuth Yoovidhaya (28) dituding menyebabkan kematian seorang polisi dalam kecelakaan dengan Ferrari-nya September tahun lalu.

Kuasa hukum Vorayuth mengatakan kliennya tiba-tiba jatuh sakit di Singapura sehingga tak bisa kembali ke Thailand untuk mendengar sidang dakwaaannya.

Jaksa penuntut akan mencari surat perintah penahanan hari ini, Selasa (3/9/2013).

"Dia tiba-tiba jatuh sakit sehingga tak memungkinkan pulang hari ini," kata kuasa hukumnya, Thanit Buakeaw.

Sang pengacara membantah Vorayuth mencoba kabur dari Thailand dan mengatakan akan kembali dalam tiga hari untuk mengikuti proses hukum.

Tuntutan hukuman untuk kasus tabrak lari yang berakibat pada kematian korban bisa diancam hukuman 10 tahun penjara di Thailand.

Pembacaan dakwaan terhadap pria kaya raya ini sudah beberapa kali ditunda tahun lalu, dan akibatnya sangkaan mengebut harus batal karena daluwarsa.

Tim investigasi awal juga sempat dibubarkan karena ada seorang pejabat yang diduga menutup-nutupi kejahatan Vorayuth.

Kakek tersangka, Chaleo Yoovidhaya, yang meninggal dunia awal tahun ini, merupakan miliuner dari usaha produksi minuman berenergi merek Red Bull.

Majalah bisnis Forbes menulis dalam daftar 40 orang terkaya di Thailand dan keluarga Yoovidhaya berada pada peringkat empat tahun 2013.

Kasus hukum anggota keluarga orang berpengaruh ini mengingatkan publik Indonesia pada kasus kecelakan Rasyid Rajasa, bungsu Menko Perekonomian Hatta Radjasa.

Rasyid hanya dijatuhi hukuman ringan untuk kecelakaan yang menewaskan dua korban pada pagi tahun baru itu. Dia bahkan tak perlu menjalani hukuman penjara karena dikenai hukuman percobaan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X