Kompas.com - 03/09/2013, 13:34 WIB
Ini adalah peta terdampak serangan pada Rabu (21/8/2013) di Suriah, yang menjadi lampiran dalam laporan intelijen Amerika Serikat yang dipublikasikan akhir pekan lalu. Data dalam peta ini juga dikutip dalam laporan intelijen Inggris dan Perancis. CNN.comIni adalah peta terdampak serangan pada Rabu (21/8/2013) di Suriah, yang menjadi lampiran dalam laporan intelijen Amerika Serikat yang dipublikasikan akhir pekan lalu. Data dalam peta ini juga dikutip dalam laporan intelijen Inggris dan Perancis.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Hingga kini, dunia masih menunggu hasil investigasi PBB soal dugaan penggunaan senjata kimia dalam krisis Suriah. Sampel hasil investigasi itu, tulis AP pada Selasa (3/9/2013), sudah dikirim dari Den Haag, Belanda. "Sampel akan tiba di beberapa laboratorium untuk penelitian lanjutan,"kata pernyataan PBB.

Sementara, tim pencari fakta bentukan PBB pada Maret lalu juga sudah ditarik dari Suriah pada Sabtu pekan lalu. Tim yang dipimpin oleh Ake Sellstrom dari Swedia itu juga sudah berkumpul di Den Haag.

Dikabarkan, Sellstrom sudah mengadakan pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon. Isi pembicaraan mereka soal percepatan penelitian sampel di atas. Namun begitu, belum ada keputusan yang diambil mengenai percepatan tersebut.

Assad

Sementara itu, dari wawancara Harian Perancis Le Figaro dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad ada catatan kalau Al-Assad meminta agar negara-negara Barat membeberkan bukti-bukti yang dimiliki. "Silakan buktikan tuduhan penggunaan senjata kimia tersebut,"katanya.

Wawancara itu juga memunculkan pernyataan peringatan Al-Assad. "Intervensi militer asing ke Suriah akan membangkitkan perang regional di Timur Tengah,"katanya.

Hingga berita ini diunggah, pemerintahan Presiden AS Barack Obama tengah melakukan lobi kepada Kongres. Lobi itu digelar untuk mendapatkan otoritasi bagi rencana penyerangan militer AS ke Suriah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Brussels, kemarin, Ketua Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Anders Fogh Rasmussen mengatakan kalau kemungkinan NATO bakal ikut dalam serangan militer ke Suriah. "Syarat, komunitas internasional mesti merespon tuduhan penggunaan senjata kimia di Suriah,"kata Rasmussen menekankan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.