Kompas.com - 03/09/2013, 08:52 WIB
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com — Perang yang masih melanda Suriah ditambah ancaman serangan militer Amerika Serikat, serta ratusan orang mati setiap hari, ternyata tak membuat istri Presiden Bashar al-Assad, Asma al-Assad, berhenti berfoya-foya.

Harian Daily Mail melaporkan, hobi Asma membelikan makanan mewah untuk anak-anaknya, mengenakan pakaian karya desainer ternama, dan membeli berbagai produk mahal secara online tidak terhenti.

Seorang sumber bahkan menyatakan, Asma secara rutin memesan makanan Barat untuk ketiga anaknya karena dia ingin mereka tak hanya mengonsumsi makanan Suriah.

Padahal, Asma dan anak-anak Assad kini harus tinggal di dalam tempat perlindungan antibom untuk menghindari serangan maut yang setiap saat bisa menghantam.

Tahun lalu, berdasarkan sebuah surat elektronik yang bocor, Asma memesan perabotan, termasuk lima tempat lilin dari sebuah toko di London. Harga barang pesanan Asma tidak murah, semua perabotan itu berharga 270.000 poundsterling atau hampir Rp 5 miliar.

Namun, karena Suriah terkena sanksi ekonomi maka barang-barang itu dimasukkan ke Suriah melalui Lebanon.

Bahkan dikabarkan, belum lama ini Asma pergi sendiri ke Lebanon untuk bertemu kedua orangtuanya yang tinggal di London, Inggris.

"Dari Damaskus ke Lebanon tak membutuhkan waktu lama. Orangtua Asma menghabiskan sebagian besar waktu di Lebanon sehingga mereka bisa bertemu Asma," kata Ayman Abdel Nour, mantan penasihat Bashar al-Assad.

"Asma Assad tak punya hati. Dia hanya terobsesi untuk mempercantik diri. Dia adalah pusat dari kebodohan ini," tambah Ayman.

Asma menikah dengan Bashar al-Assad pada 2000. Dia dibesarkan di London dan belajar komputer, sains, dan sastra Perancis di ibu kota Inggris itu.

Saat berjumpa Assad, Asma masih bekerja di perusahaan JP Morgan. Assad saat itu sedang mengenyam ilmu untuk menjadi seorang dokter mata.

Pada Maret 2011 majalah terbitan AS Vogue memicu kontroversi setelah memublikasikan profil Asma al-Assad. Dalam artikel itu, Vogue menyebut Asma sebagai "sekuntum mawar di gurun pasir". Majalah itu bahkan menggambarkan Asma sebagai sosok muda, glamor, dan sangat cantik.

Namun, akhirnya Vogue menarik artikel yang menggambarkan kehidupan pribadi Bashar al-Assad itu dari situs web resminya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Daily Mail
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.