Afsel Ingatkan Peran PBB soal Suriah

Kompas.com - 02/09/2013, 18:17 WIB
Anna Surinyach /MSF

Sebuah keluarga pengungsi Suriah  yang tinggal di Istanbul, Turki. Anna Surinyach/MSFAnna Surinyach /MSF Sebuah keluarga pengungsi Suriah yang tinggal di Istanbul, Turki.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Afrika Selatan (Afsel) melalui Presiden Jacob Zuma mengingatkan peran PBB menyangkut Suriah. Menurutnya, cuma PBB yang punya otoritas untuk melakukan intervensi militer di suatu negara. "Itu pun dilakukan PBB tatkala semua jalan sudah tertutup," katanya sebagaimana warta AP pada Senin (2/9/2013).

Menurut Zuma, Afsel percaya tidak ada pelanggaran terhadap hukum internasional atau pengabaian agenda Dewan Keamanan PBB untuk menuntaskan agenda bagi negara-negara lainnya. Terkait dengan peran parlemen internasional, Zuma juga menambahkan agar peran tersebut berkontribusi dalam upaya mencari solusi politik terhadap kekisruhan di Suriah sejak dua tahun silam.

Hingga kini, pemerintahan Presiden Barack Obama masih menanti otorisasi Kongres AS terkait rencana penyerangan militer terbatas ke Suriah. AS menuding Suriah menggunakan senjata kimia dalam serangan pada 21 Agustus 2013 di Damaskus. Kalau Kongres mengabulkan, militer AS akan menyerang Suriah secara terbatas pada 9 September 2013.

Jacob Zuma dalam kesempatan tersebut memang menjadi pembicara pada pembukaan Konferensi Ke-59 Parlemen Negara-negara Persemakmuran di Johannesburg. "Fungsi parlemen juga mesti mengupayakan damai," imbuh Zuma.

Lebih lanjut, Zuma juga mengingatkan dalam kesempatan itu soal upaya perdamaian di Afrika. Ia menyebut negara Mesir dan Republik Demokrasi Kongo (RDK) masih memerlukan upaya lebih keras untuk mewujudkan perdamaian. "Di sini tugas parlemen untuk mempromosikan demokrasi, akuntabilitas, dan pemerintahan yang baik serta bersih, bahkan di seluruh dunia," demikian Jacob Zuma.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X