Kompas.com - 02/09/2013, 15:11 WIB
Kapal pengintai milik AL Rusia, Priazovye SSV-201 ini kabarnya tengah menuju perairan Laut Tengah di dekat Suriah. shipspotting.comKapal pengintai milik AL Rusia, Priazovye SSV-201 ini kabarnya tengah menuju perairan Laut Tengah di dekat Suriah.
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Rusia mengirimkan sebuah kapal pengintai dari armada Laut Hitam ke pesisir Suriah. Demikian sebuah laporan menyebutkan, Senin (2/9/2013).

Langkah ini dilakukan di tengah kebingungan terkait langkah lanjutan serangan militer Barat terhadap rezim Bashar al-Assad.

Kapal pengintai Priazovye SSV-201 berangkat pada Minggu (1/9/2013) menuju ke kawasan tugas di Laut Tengah sebelah timur. Demikian kabar yang disampaikan seorang sumber militer kepada kantor berita Interfax.

"Kapal itu mendapatkan misi mengumpulkan informasi di kawasan dengan konflik yang meningkat," kata sumber itu.

Sebelumnya, Rusia juga dikabarkan mengirim dua kapal perangnya ke Laut Tengah dekat wilayah Suriah.

Penambahan kekuatan militer Rusia dapat menambah panas dan rumit situasi di kawasan tersebut.

Sebab, saat ini saja Amerika Serikat sudah menyiagakan lima kapal perusak yang seluruhnya mengangkut 200 rudal Tomahawk di sekitar Laut Tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kekuatan militer AS di kawasan itu semakin bertambah ketika gugus tugas kapal induk USS Nimitz yang diperkuat kapal perusak dan penjelajah juga diperintahkan menuju ke Laut Merah, tak jauh dari wilayah konflik.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X