Kompas.com - 02/09/2013, 14:14 WIB
Seorang tentara Korea Selatan terlihat di antara jajaran barikade yang menghalangi ruas jalan di kota Paju, Korea Selatan yang menuju ke kompleks industri Kaesong di Korea Utara. JUNG YEON-JE / AFPSeorang tentara Korea Selatan terlihat di antara jajaran barikade yang menghalangi ruas jalan di kota Paju, Korea Selatan yang menuju ke kompleks industri Kaesong di Korea Utara.
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com — Korea Utara dan Korea Selatan, Senin (2/9/2013), telah memulai pertemuan pertama komite bersama yang bertanggung jawab untuk mengelola Kompleks Industri Kaesong.

Komite yang didirikan pada Kamis (29/8/2013) itu bertujuan untuk menyepakati tanggal pembukaan kembali kawasan industri bersama itu.

Pyongyang menarik para pekerjanya dari kawasan industri Kaesong pada April silam di tengah meningkatnya ketegangan politik di Semenanjung Korea.

Zona bersama ini memberikan pemasukan yang dibutuhkan oleh Korea Utara dan dipandang sebagai barometer utama dari hubungan Utara-Selatan.

Kompleks Industri Kaesong, yang terletak di Korea Utara, adalah rumah bagi 123 pabrik milik Korea Selatan dan mempekerjakan lebih dari 50.000 pekerja dari Korea Utara.

Pada tanggal 14 Agustus lalu, kedua belah pihak sepakat untuk membuka kembali zona itu setelah beberapa kali pertemuan.

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat pengusaha merasa aman untuk menjalankan bisnis dan melakukan berbagai upaya agar kompleks ini dapat diubah menjadi tempat yang kompetitif secara internasional," kata kepala delegasi Korea Selatan Kim Ki-woong kepada wartawan sebelum menghadiri pertemuan itu.

Komite baru yang terdiri dari Korea Utara dan Korea Selatan sepakat untuk memberikan proporsi suara lebih besar bagi Seoul dalam menjalankan kompleks ini.

Korea Selatan juga menuntut jaminan bahwa Pyongyang tidak akan menutup zona ini lagi secara sepihak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X