Kompas.com - 01/09/2013, 00:17 WIB
|
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com - Angkatan Darat Suriah kini tengah bersiap untuk menghadapi kemungkinan serangan militer Barat yang sewaktu-waktu akan dilakukan. Demikian pernyataan PM Suriah Wael al-Halqi kepada stasiun televisi pemerintah, Sabtu (31/8/2013).

"Militer Suriah siaga penuh dengan jari siap menarik pelatuk senapan untuk menghadapi berbagai skenario yang mereka (Barat) ingin lakukan," kata Al-Halqi.

Sementara itu, seorang pejabat keamanan Suriah mengatakan negeri itu tengah menanti serangan militer yang bisa datang kapan saja.

Pernyataan ini disampaikan beberapa jam setelah tim penyidik senjata kimia PBB meninggalkan Suriah setelah menyelidiki insiden penggunaan senjata kimia yang dituduhkan kepada pemerintahan Bashar al-Assad.

Kepergian tim PBB dari Suriah memberikan kesempatan bagi AS untuk menggelar operasi militer, setelah pada Jumat (30/8/2013), Presiden Barack Obama mengisyaratkan akan menunda serangan militer.

Obama juga mengatakan, pemerintahannya tengah mencari kemungkinan sebuah aksi militer terbatas, namun menegaskan belum ada keputusan akhir terkait serangan militer ke Suriah.

Sementara itu, tim penyidik senjata kimia PBB dijadwalkan melaporkan hasil temuannya kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan memaparkan hasil penyelidikannya terkait serangan kimia 21 Agustus lalu itu.

Pemerintah Suriah selalu membantah telah melakukan serangan senjata kimia yang diklaim pemerintah AS menewaskan sedikitnya 1.400 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.