Kompas.com - 30/08/2013, 18:04 WIB
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Pemerintah Rusia, Jumat (30/8/2013), menyambut baik keputusan parlemen Inggris yang menolak keterlibatan militer negeri itu dalam rencana serangan ke Suriah.

Penasihat masalah luar negeri Presiden Vladimir Putin, Yuri Ushakov, mengatakan, keputusan parlemen Inggris menunjukkan kesadaran publik terkait betapa buruknya dampak serangan terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad.

"Keputusan parlemen Inggris itu mencerminkan pendapat sebagian besar warga Inggris dan Eropa," kata Ushakov.

Ushakov menambahkan, serangan ke Suriah tanpa persetujuan PBB akan merusak tatanan dunia yang ada saat ini, yang berbasis di sekitar Dewan Keamanan PBB tempat Rusia menjadi salah satu negara anggota tetap.

"Semua tindakan tanpa restu DK PBB, akan merusak sistem yang terpusat pada peran penting PBB," tambah Ushakov.

"Selain itu, dengan serangan militer maka situasi di Suriah dan Timur Tengah tidak akan menjadi lebih stabil dan tenang," ujar dia.

Ushakov juga kecewa terhadap keputusan Washington yang tidak berbagi informasi intelijen sehingga membuat AS yakin bahwa rezim Assad yang berada di belakang serangan senjata kimia pekan lalu.

"Sebagian orang memercayai informasi yang diperoleh AS, namun karena kami tidak memiliki informasi ini maka kami tidak memercayainya," pungkas Ushakov.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.