Kompas.com - 30/08/2013, 16:36 WIB
Menteri Pertahanan AS yang baru, Chuck Hagel. Saul Loeb / AFPMenteri Pertahanan AS yang baru, Chuck Hagel.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Kunjungan Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel ke Filipina membuahkan catatan penting. Paling tidak, tulis AP pada Jumat (30/8/2013), Hagel membuka kembali soal pangkalan Negeri Uwak Sam (US) di Filipina.

"AS tidak mencari pangkalan militer permanen di Filipina," kata Hagel seusai bertandang dan berbicara dengan Presiden Filipina Benigno Aquino III di Istana Kepresidenan Malacanang, Manila.

Menurut Hagel, niat mencari pangkalan militer permanen adalah perkara usang. "Itu sama saja dengan kembali pada mentalitas Perang Dingin," tuturnya.

Lantaran memilih tak mencari pangkalan militer permanen, imbuh Hagel, AS mengusung strategi kerja sama militer bilateral. Ibaratnya, AS melalui militernya memilih hanya "mampir" di Filipina.  "AS mencari rotasi keberadaan di kawasan ini. Kami sudah mendapatkannya dengan Singapura dan Australia," katanya.

AS dan Filipina, lanjut Hagel, tetap berniat memperkuat hubungan militer. AS mengatakan membantu Filipina lantaran ada agenda modernisasi militer yang tengah digarap pemerintahan Presiden Aquino.

Hagel pun menitipkan pesan kalau silang pendapat soal Laut China Selatan antara sekutunya itu, Filipina, versus China harus selesai dengan cara-cara damai. "Jangan ada paksaan untuk menuntaskan hal tersebut," demikian Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X