Pakistan Ingatkan Penyerang Suriah

Kompas.com - 29/08/2013, 20:09 WIB
Pedagang saham membuat transaksi di menit terakhir menjelang bel penutupan di New York Stock Exchange, 27 Agustus 2013 di New York City. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 170 poin di tengah kekhawatiran kemungkinan serangan AS terhadap Suriah. JOHN MOORE / GETTY IMAGES / AFPPedagang saham membuat transaksi di menit terakhir menjelang bel penutupan di New York Stock Exchange, 27 Agustus 2013 di New York City. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 170 poin di tengah kekhawatiran kemungkinan serangan AS terhadap Suriah.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Pakistan mengisyaratkan dukungannya kepada Suriah. Makanya, sebagaimana pernyataan yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri Chaudhry Nisar Ali Khan di hadapan Majelis Nasional alias mejelis rendah pada Kamis (29/8/2013), Pakistan mengingatkan pihak-pihak yang punya rencana menyerang secara militer Suriah. "Pakistan memilih sikap berlawanan terhadap pihak yang bakal menyerang Suriah. Sikap menyerang itu bertentangan dengan kedaulatan Suriah,"katanya di Islamabad sebagaimana warta AP.

Ali Khan mengatakan Suriah adalah negara bebas dan berdaulat. "Pakistan tidak mendukung serangan atau aksi pihak luar terhadap Suriah,"tegasnya.

Menurut Ali Khan, besok, Penasihat Keamanan Nasional dan Urusan Luar Negeri Sartaj Aziz bakal melakukan pembicaraan dengan majelis rendah untuk membangun sikap Pakistan terkait isu Suriah.

Sebelumnya, Pakistan melalui Kementeiran Luar Negeri menyatakan keprihatian terkait dugaan penggunaan senjata kimia oleh pasukan pemerintah saat menghadapi kelompok oposisi. "Meski
ada penggunaan senjata kimia, kedaulatan Suriah mesti dihormati,"kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Aizaz Ahmed.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X