Dua Pertiga Rakyat Korut Kecanduan Obat Psikotropika

Kompas.com - 29/08/2013, 15:28 WIB
Ilustrasi kecanduan obat. consciencespeaks.orgIlustrasi kecanduan obat.
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com — Korea Utara dilanda epidemi penggunaan metamfetamin. Kesimpulan ini didapat dari studi terbaru berdasarkan hasil wawancara dengan warga Korea Utara yang membelot ke Selatan.

Sejumlah warga Korea Utara yang membelot ke Korea Selatan mengklaim, dua pertiga warga di negaranya menggunakan metamfetamin atau "kristal es" sejak obat yang tergolong jenis psikotropika itu mudah diperoleh di negara itu.

Profesor Kim Seok-hyang, penulis studi ini, mengatakan kepada Radio Australia, obat bius itu sangat mudah didapat, bahkan bisa dipesan layaknya orang memesan minuman di kedai kopi.

"Obat itu sangat mahal, tetapi tetap saja sangat mudah didapat di restoran-restoran,” katanya.

Profesor Kim mengatakan, metamfetamin tersebar luas di Korea Utara setelah Pemerintah China melarang impor obat-obatan sejenis itu ke negaranya.

"Sejak 2003 hingga 2005, Pemerintah China mulai membatasi ketat metamfetamin dari Korea Utara," Kim menjelaskan.

"Para pembuat obat-obatan tersebut tidak tahu harus menjual ke mana metamfetamin racikannya, kemudian mereka mulai mengedarkannya di dalam negeri. Sejak itulah banyak warga yang mulai menggunakan obat tersebut."

Menurut Profesor Kim, metamfetamin juga digunakan secara luas oleh penegak hukum di Korea Utara.

"Sejak Kim Jong Un memimpin Korea Utara, otoritas sempat melarang peredaran metamfetamin. Tetapi, masalahnya polisi dan pejabat tinggi di negara itu justru menjadi pemakai obat-obatan psikotropika tersebut,” ungkapnya.

Profesor Kim mengatakan, awalnya warga Korea Utara mulai menggunakan metamfetamin untuk alasan pengobatan, tetapi kemudian menjadi ketergantungan.

"Rumah sakit memang sudah menghentikan penggunaan metamfetamin sejak lama, tetapi karena mereka sudah mengalami ketergantungan dengan obat-obatan tersebut, maka mereka sulit untuk menghentikan kebiasaan mengonsumsi obat-obatan itu."

Menurut Kim, ketergantungan metamfetamin di Korea Utara sangat sulit ditanggulangi, terlepas dari harganya yang mahal.

"Warga yang mengonsumsi metamfetamin bukan berarti mereka punya banyak uang. Sebaliknya, justru mereka menghabiskan sebagian besar uangnya untuk membeli obat-obatan psikotropika tersebut,” tuturnya prihatin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X