Kompas.com - 29/08/2013, 10:12 WIB
Markas besar PBB. AP PhotoMarkas besar PBB.
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Pemerintah Inggris akan mengusulkan sebuah resolusi kepada Dewan Keamanan PBB yang menuding Pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia.

Selain mengecam, menurut Pemerintah Suriah, resolusi juga memberi wewenang untuk semua langkah yang diperlukan guna melindungi warga sipil Suriah.

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengatakan, Dewan Keamanan Nasional Inggris mendukung dengan bulat tindakan atas Suriah terkait penggunaan senjata kimia yang tidak bisa diterima.

Rusia, salah satu sekutu erat Suriah, menanggapinya dengan mengatakan laporan Tim Penyidik senjata PBB di Suriah lebih dulu diselesaikan sebelum membahas sebuah resolusi.

Serangan senjata kimia pada 21 Agustus lalu di Ghouta dekat ibu kota Damaskus menyebabkan sekitar 300 orang tewas —oposisi bahkan mengklaim 1.300 orang tewas— dan muncul dugaan senjata kimia digunakan dalam serangan atas kelompok perlawanan.

Presiden Suriah Bashar al-Assad sudah mengizinkan tim penyidik senjata kimia PBB berkunjung ke Suriah guna mengumpulkan bukti-bukti.

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mengatakan, diperlukan waktu empat hari bagi timnya untuk menyelesaikan penyelidikan.

Pengesahan DK PBB

Amerika Serikat sudah memastikan Pemerintah Suriah berada di balik penggunaan senjata kimia di Ghouta dan hal tersebut harus dipertanggungjawabkan.

Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel, dalam wawancara dengan BBC, Selasa (27/8/2013) bahkan menyatakan bahwa Amerika Serikat siap menggelar serangan militer ke Suriah jika Presiden Barack Obama memerintahkannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X