Kompas.com - 29/08/2013, 08:47 WIB
Kapal induk AS, USS Harry Truman. wikipediaKapal induk AS, USS Harry Truman.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Hingga Rabu (28/8/2013) malam waktu AS, Presiden Barack Obama memang belum memerintahkan pasukannya untuk menyerang Suriah.

Namun, jika akhirnya Obama menabuh genderang perang, peralatan militer apa saja yang akan digunakan AS dan sekutunya?
Dipastikan pasukan Barat tak akan langsung menggelar serangan darat. Serangan awal agaknya akan dilakukan dengan menembakkan rudal-rudal dari kapal-kapal perang yang sudah bersiaga di Laut Tengah saat ini.

Selanjutnya, AS memiliki cukup kapal perang dan pesawat terbang di kawasan Timur Tengah dan beberapa lokasi lain yang bisa digunakan untuk menggelar serangan militer terbatas.

Sementara para sekutu AS seperti Inggris dan Perancis akan mendukung dengan persenjataan mereka sendiri seperti rudal SCALP/Storm yang dikembangkan kedua negara ini.

Berikut jajaran peralatan militer yang akan digunakan AS untuk menyerang Suriah:

Kapal perusak

AS memiliki empat kapal perusak di Laut Tengah, yaitu USS Gravely, USS Barry, USS Rampage, dan USS Mahan. Setiap kapal perang bisa membawa 90-96 rudal Tomahawk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, jumlah persenjataan yang bisa diusung keempat kapal ini sangat tergantung jenis senjata dan sistem yang dibutuhkan.

Tomahawk tampaknya akan menjadi pilihan utama karena memiliki daya jelajah 1.000 kilometer dan bisa digunakan untuk menembak sasaran di Suriah dalam jarak yang sangat aman.

Kapal selam

AS saat ini memiliki 58 kapal selam dengan kemampuan meluncurkan rudal Tomahawk, empat kapal selam di antaranya dirancang khusus untuk mampu membawa hingga 154 rudal.

Angkatan Laut AS tidak memberi informasi keberadaan kapal-kapal selam itu, tetapi satu atau dua kapal selam bisa dikerahkan dalam waktu cepat jika diperintahkan.

IST Pesawat pembom, B-52 Stratofortress.
Pesawat pengebom

Sederet pesawat pengebom B-1, B-2, dan B-52 dengan kemampuan membawa bom udara ke darat secara konvensional siap dikerahkan saat dibutuhkan.

Pesawat-pesawat pengebom ini dapat terbang langsung dari pangkalan-pangkalan mereka di AS atau di tempat lain.

Kapal induk

Kapal induk USS Harry Truman saat ini berada di Laut Arab dan USS Nimitz tengah berlayar di Samudera Hindia. Pesawat tempur dari kedua kapal induk ini bisa dikerahkan untuk menyerang Suriah.

Namun, tampaknya kapal-kapal induk ini tidak akan digunakan dalam operasi militer ke Suriah. Sebab, penggunaan kapal induk membutuhkan operasi militer yang lebih kompleks.

AS harus menghancurkan sistem pertahanan udara Suriah sebelum mengirim pesawat-pesawat tempur dari kedua kapal induk itu ke Suriah.

USS Nimitz berpengalaman mendukung operasi militer AS di Afganistan dan akan digantikan USS Harry Truman.

Kapal perang amfibi

USS Kearsage baru saja selesai merapat di sebuah pelabuhan di kawasan Teluk dan siap untuk kembali bertugas. Kapal ini mengangkut pasukan marinir AS.

Namun, kapal ini juga tak akan bergabung dalam operasi militer terbatas di Suriah.

Pangkalan udara AS

AS memiliki sejumlah pangkalan udara di beberapa kawasan yang bisa mendukung operasi militer di Suriah.

Namun, pengerahan pasukan tambahan dari berbagai pangkalan ini juga tampaknya tak akan diperlukan.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.