Kompas.com - 29/08/2013, 07:46 WIB
EditorErvan Hardoko

RIYADH, KOMPAS.com — Arab Saudi untuk pertama kalinya memberlakukan undang-undang yang melarang kekerasan dalam rumah tangga.

Namun, para pegiat mengatakan masih harus dilihat efektivitas penerapan peraturan baru ini.

Media di Saudi memberitakan bahwa undang-undang pelarangan kekerasan dalam rumah tangga telah disepakati kabinet pada hari Senin (26/8/2013) dan mereka yang melanggar akan terancam hukuman penjara hingga satu tahun dengan denda maksimal 1.500 dollar AS.

Wartawan BBC untuk masalah Timur Tengah, Sebastian Usher, mengatakan, legislasi ini mencakup kekerasan, baik yang terjadi di rumah tangga maupun di tempat kerja.

Selain menerapkan sanksi, para korban berhak mendapatkan perlindungan, menurut peraturan ini.

Para pegiat mengatakan, langkah Pemerintah Saudi ini perlu diukung, tetapi hakim dan polisi perlu mendapatkan pelatihan agar benar-benar memahami persoalan kekerasan dalam rumah tangga. 

Mulai berubah

Suad Abu Dayyeh, pegiat dari organisasi Equality Now, mengatakan, hakim dan polisi perlu mendapatkan pelatihan karena mereka berada di barisan terdepan untuk menerapkan undang-undang.

Sebelum resmi dimasukkan ke undang-undang, kekerasan dalam rumah tangga dengan korban anak-anak dan perempuan tak bisa dibawa ke ranah hukum karena dianggap sebagai hal yang bersifat pribadi.

Wartawan BBC mengatakan, situasi lambat laun mengalami perubahan.

Belum lama ini digelar kampanye menekan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga, ditandai dengan pemasangan poster foto wanita dengan mata lebam.

Di bawah foto tertulis kalimat: kasus seperti ini tak bisa lagi ditutup-tutupi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.