Kompas.com - 29/08/2013, 05:24 WIB
Presiden AS Barack Obama saat memberikan pernyataan resmi menanggapi tragedi JIM WATSON / AFPPresiden AS Barack Obama saat memberikan pernyataan resmi menanggapi tragedi "Rabu Berdarah" di Mesir.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
WASHINGTON, KOMPAS.com  Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan dalam sebuah wawancara, Rabu (28/8/2013), bahwa ia belum membuat keputusan tentang bagaimana menanggapi serangan senjata kimia di Suriah.

"Saya belum membuat keputusan (soal Suriah)," kata Obama kepada PBS NewsHour. Namun, Obama menambahkan bahwa dia telah menyimpulkan bahwa intervensi langsung Amerika dalam perang saudara di Suriah tidak akan membantu memperbaiki situasi.

Meski demikian, Obama menyatakan bahwa tidak ada satu pun pihak yang meragukan penggunaan senjata kimia di Suriah dalam insiden Rabu (21/8/2013) dini hari yang menewaskan ratusan orang.

Menurut Obama, Amerika telah memeriksa bukti-bukti yang ada dari serangan Rabu tersebut. Dia mengatakan tidak percaya kubu oposisi yang melawan rezim Bashar al Assad memiliki senjata kimia atau cara untuk menggunakan senjata itu.

Sebelumnya, Gedung Putih menyatakan ada kemungkinan aksi militer dilakukan ke Suriah sembari menunggu dukungan dari mitra internasional.

Sejauh ini, Amerika belum memublikasikan bukti konkret rezim Assad berada di balik serangan Rabu pekan lalu tersebut. Beberapa anggota parlemen Amerika berpendapat Obama harus meminta persetujuan Kongres terlebih dahulu bila akan menggelar aksi militer di Suriah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X