Kompas.com - 28/08/2013, 11:50 WIB
Lumba-lumba hidung botol. globalanimal.orgLumba-lumba hidung botol.
EditorErvan Hardoko

SYDNEY, KOMPAS.com - Sebuah virus mirip campak pada manusia dituding sebagai penyebab kematian ratusan lumba-lumba hidung botol di Samudra Atlantik.

Wabah itu menewaskan 333 ekor lumba-lumba hidung botol di kawasan Atlantik tengah sejak Juli 2013, dan mungkin wabah ini akan berlangsung terus selama setahun.

Jika berlanjut, ini akan lebih buruk dari wabah 25 tahun lalu yang menewaskan lebih dari 740 ekor lumba-lumba.

Teri Rowles dari NOAA mengatakan, para pakar khawatir akan terulangnya kembali kematian serupa itu. Sembilan kali jumlah rata-rata lumba-lumba telah terdampar di sepanjang pantai pesisir timur di musim panas ini.

Kebanyakan lumba-lumba  itu telah mati, menderita luka di kulit, mulut dan sendi tulang serta paru-paru

Virus sejenis dapat menyebabkan campak pada manusia dan virus distemper pada anjing dan serigala, serta biasanya menyebar di kalangan hewan akibat kontak dekat.

Tes-tes di Australia Selatan mendapati virus Morbilli menjadi penyebab sejumlah kematian lumba-lumba di sepanjang pesisir pada bulan April.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara belum jelas apa penyebab merebaknya wabah itu, para ilmuwan berpikir bahwa beberapa mahluk laut memiliki kekebalan alami terhadap virus Morbilli, tetapi beberapa lainnya tidak.

Bila kedua populasi saling bersentuhan, kematian serta penyakit dapat terjadi pada hewan yang lebih lemah.

Lance Garrison dari NOAA melukiskan kematian lumba-lumba tahun 1987-1988 akibat virus Morbilli, 'sangat signifikan'.

Ada empat populasi yang berbeda dari lumba-lumba di Atlantik, termasuk sekitar 22 ribu hidup dekat pantai dan hampir 82 ribu di perairan lebih dalam.
 
Menurut para pakar, tidak ada cara untuk menghentikan merebaknya virus tersebut di lumba-lumba liar. Tetapi, penyakit itu agaknya tidak akan menyebar ke manusia.

Menurut Jerry Saliki, seorang pakar virus dari Universitas Georgia, semua virus Morbilli, diketahui sampai saat ini menginfeksi sejumlah kecil spesies yang terkait erat.

Namun tidak ada indikasi bahwa virus ini dapat berpindah ke manusia mengingat adanya kesenjangan antara spesies mamalia laut dengan manusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.