Rayakan Perkawinan Anjing, Polisi Minta Maaf

Kompas.com - 28/08/2013, 11:47 WIB
Seremoni pernikahan anjing polisi Sri Lanka APSeremoni pernikahan anjing polisi Sri Lanka
|
EditorEgidius Patnistik
KOLOMBO, KOMPAS.COM — Kepolisian Sri Lanka akhirnya meminta maaf setelah mereka melakukan seremoni atas perkawinan anjing pelacak polisi. Seremoni perkawinan anjing polisi yang tak ubahnya pesta perkawinan warga Sri Lanka ini mengundang kecaman dari menteri kebudayaan Sri Lanka yang menuntut dilakukan penyidikan atas kejadian ini.


Kantor berita AP hari Selasa (27/8/2013) melaporkan, sembilan pasang anjing pelacak polisi ini mengenakan selendang, tutup kepala, dan kaus kaki berlangsing di panggung yang dihias sebagaimana pada perkawinan tradisional warga Sri Lanka. Upacara ini berlangsung hari Senin.

Perkawinan itu bagian dari program polisi untuk mencari anak anjing pelacak yang baru bagi kepolisian. Namun, acara perkawinan yang mirip dengan upacara perkawinan tradisional warga Sri Lanka ini membuat Menteri Kebudayaan Sri Lanka TB Ekananayake mengecam polisi.

Seremoni perkawinan anjing pelacak ini sudah berlebihan. Apalagi, sembilan pasang anjing pelacak polisi ini kemudian digiring dengan sebuah mobil jip polisi yang dihiasi, sebagai awal dari perjalanan "bulan madu".

Polisi pada hari Selasa meminta maaf atas tindakan mereka yang sudah merusak warisan kebudayaan negeri tersebut. Polisi mengatakan bahwa program perkawinan anjing pelacak ini semata untuk mencari pasokan anjing pelacak baru.

Maksudnya baik, tetapi caranya yang mungkin keliru.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X