Kompas.com - 28/08/2013, 08:36 WIB
Lukisan Vladimir Putin berpakaian dalam perempuan sedang menyisir rambut perdana menteri Dmitri Medvedev. Lukisan inilah, bersama beberapa lukisan lain, yang disita kepolisian Rusia karena dianggap menghina pejabat negara. Sky NewsLukisan Vladimir Putin berpakaian dalam perempuan sedang menyisir rambut perdana menteri Dmitri Medvedev. Lukisan inilah, bersama beberapa lukisan lain, yang disita kepolisian Rusia karena dianggap menghina pejabat negara.
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com - Polisi Rusia menyita sebuah lukisan yang menampilkan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev mengenakan pakaian dalam perempuan dari sebuah galeri di kota St Petersburg.

Polisi juga menyita sebuah lukisan yang menampilkan pemimpin Gereja Orthodox Rusia dengan dada dipenuhi tato. Dua lukisan lain "meledek" para politisi yang mendukung propaganda anti-gay.

Semua lukisan itu adalah karya seniman Konstantin Altunin yang dipajang di galeri Museum of Power, yang menempati dua ruangan sebuah apartemen.

Polisi melakukan penggrebekan setelah menerima laporan bahwa tempat itu tidak memiliki izin.

Pemilik galeri Alexander Donskoy mengatakan polisi menutup galerinya dan tidak memberikan keterangan apapun terkait penyitaan lukisan yang dipamerkan dengan tajuk "Pemimpin" itu.

"Ini merupakan penyitaan ilegal. Kami tidak mendapatkan dokumen formal apapun yang melarang kegiatan ini. Kami juga tak menerima tanda terima ketika brankas kami ikut disita," papar Alexander.

Sejauh ini polisi tidak memberikan informasi lebih lengkap, namun Rusia memang memiliki undang-undang yang melarang penghinaan terhadap para pejabat negara.

Pelaku penghinaan terhadap pejabat negara diancam hukuman maksimal satu tahun penjara.

St Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia yang pekan depan menjadi tuan rumah KTT G-20, merupakan salah satu kota pertama Rusia yang mengesahkan undang-undang yang melarang penyebaran "propaganda gay".



Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X