Kompas.com - 27/08/2013, 19:23 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moallem mengatakan, dirinya tidak yakin kalau
Amerika Serikat bakal menyerang negerinya. ”Saya tak yakin AS mengerahkan kekuatan militernya,” kata Moallem di Damaskus sebagaimana warta AP pada Selasa (27/8/2013).

Sebaliknya, menurut Moallem, Washington akan menekan Suriah dengan beberapa konsesi. Kendati begitu, Moallem tidak merinci konsesi yang dimaksudkannya.

Sementara itu, pekan lalu, Presiden AS Barack Obama sudah berbicara dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Perancis Francois Hollande. Mereka bertiga berdiskusi soal opsi-opsi militer ke Suriah. Tak cuma itu, ketiganya juga mengemukakan soal serangan misil udara ke Suriah.

Kemudian, dalam minggu ini, Penasihat Keamanan Nasional AS Susan Rice juga ikut berembuk dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Keamanan Israel Yaakov Amidror. Topik pembicaraan adalah soal Iran, Mesir, dan Suriah. ”Pembicaraan juga meliputi isu-isu keamanan regional,” kata Gedung Putih.

Kemarin, Pemerintah Suriah sudah menyangkal sekaligus menampik tuduhan penggunaan senjata kimia. ”Tudingan Barat adalah hasutan tak masuk akal,” kecam Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.