Tak Mampu Sewa Rumah, Keluarga Zeng Lijun Tinggal Dalam Toilet

Kompas.com - 27/08/2013, 10:14 WIB
Zeng Lijun (33), bersama istri, dan anaknya tinggal di sebuah toilet akibat tak punya cukup uang untuk menyewa rumah di kota Shenyang, China. Di dalam toilet itu Zeng melengkapinya dengan tempat tidur, televisi, dan komputer. Daily MailZeng Lijun (33), bersama istri, dan anaknya tinggal di sebuah toilet akibat tak punya cukup uang untuk menyewa rumah di kota Shenyang, China. Di dalam toilet itu Zeng melengkapinya dengan tempat tidur, televisi, dan komputer.
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com — Tak ada rotan, akar pun jadi. Mungkin pepatah ini cocok untuk mendeskripsikan kehidupan Zeng Lijun bersama keluarga kecilnya di kota Shenyang, China.

Dengan harga sewa rumah atau apartemen yang sangat mahal, Zeng, bersama istrinya Wang Zhixia dan putra balitanya harus tinggal di dalam sebuah toilet pria.

Zeng Lingjun (33) terlahir dari sebuah keluarga miskin di desa Fumin, Provinsi Jilin, China. Pada 1999, berhasil masuk ke Institut Sains dan Teknologi Heilongjiang pada 1999.

Sayangnya, dia tak bisa duduk di bangku kuliah karena tak memiliki biaya. Akhirnya dengan berbekal uang 50 yuan atau tak sampai Rp 100.000, Zeng akhirnya memilih merantau ke kota Shenyang.

Akhirnya, Wang menyewa sebuah toilet pria yang sudah tak digunakan di sebuah hotel. Pada 2006, Wang yang sehari-hari bekerja mereparasi sepatu tinggal di toilet seluas 20 meter persegi itu.

Ketika dia menikahi Wang Zhixia pada 2010, maka mereka berdua akhirnya tinggal di dalam toilet itu. Bahkan, ketika putra mereka lahir pada 2011, mereka tetap bertahan di toilet itu.

Meski memiliki tempat tinggal yang "unik", Zeng menggambarkan kediamannya itu sebagai sebuah tempat yang "kecil tetapi lengkap". Dia juga mengatakan sudah terbiasa dengan bau air seni di dalam toilet itu.

Di dalam toilet itu, Zeng melengkapinya dengan tempat tidur, sebuah televisi kecil, meja yang diletakkan di antara dua tempat membuang air kecil. Di sudut lain, dia menempatkan lemari.

Di sisi lain dinding toilet, Zeng memasang sebuah kertas merah dengan karakter huruf China "Xi" yang berarti kebahagiaan atau nasib baik.

"Saya puas dengan yang saya miliki sekarang. Hidup di sini jauh lebih baik," kata Zeng.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Daily Mail

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X