Kompas.com - 27/08/2013, 02:49 WIB
Menteri Luar Negeri Inggris William Hague. Gambar diambil saat Hague tiba dalam forum pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Belgia, Rabu (21/8/2013). GEORGES GOBET / AFPMenteri Luar Negeri Inggris William Hague. Gambar diambil saat Hague tiba dalam forum pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Belgia, Rabu (21/8/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
LONDON, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Inggris William Hague, Senin (26/8/2013) waktu setempat, menyatakan, tindakan internasional terkait dugaan kuat penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah kemungkinan akan dilakukan tanpa dukungan penuh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

"Apakah mungkin untuk membalas senjata kimia tanpa dukungan bulat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa? Saya berpendapat ya," tegas Hague kepada BBC. Tekanan internasional pada Suriah terus meningkat menyusul serangan ke Damaskus pada Rabu (21/8/2013) yang diperkirakan telah menewaskan antara 100 sampai 1.300 orang.

Hague menolak berspekulasi kapan serangan ke Suriah dapat digulirkan, termasuk kemungkinan dilakukan pekan ini. "Saya tidak akan mengesampingkan apa pun, saya tidak akan berspekulasi tentang hal itu di publik."

"Adalah mungkin untuk mengambil tindakan berdasarkan kebutuhan kemanusiaan yang besar dan keprihatinan kemanusiaan, adalah mungkin untuk melakukan itu berdasarkan banyak skenario," lanjut Hague.

"Kami, Amerika Serikat, dan negara-negara lain, termasuk Perancis, sangat jelas bahwa kami tidak bisa membiarkan ide jika di abad ke-21 senjata kimia dapat digunakan tanpa hukuman, tetapi saya tidak bisa mengemukakan opsi militer saat ini."



Sumber AFP/ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X