Kompas.com - 26/08/2013, 15:25 WIB
Seorang petugas rumah sakit Palestina menunjukkan jasad seorang pria yang menjadi salah satu korban tewas serbuan pasukan polisi perbatasan Israel ke kamp pengungsi Qalandiya, Tepi Barat. AHMAD GHARABLI / AFPSeorang petugas rumah sakit Palestina menunjukkan jasad seorang pria yang menjadi salah satu korban tewas serbuan pasukan polisi perbatasan Israel ke kamp pengungsi Qalandiya, Tepi Barat.
EditorErvan Hardoko
RAMALLAH, KOMPAS.com — Pasukan keamanan Israel menembak mati tiga orang warga Palestina dan melukai 20 orang lainnya dalam sebuah bentrok bersenjata di kamp pengungsi Qalandiya, Tepi Barat.

Sumber dari sebuah rumah sakit Palestina mengatakan, korban tewas adalah Rubeen Abed Fares (30) dan Yunis Jahjouh (22) yang tewas akibat tembakan di dada.

Sementara satu orang lain, Jihad Aslan (20), tewas karena kerusakan otak.

Sementara itu, seorang juru bicara kepolisian Israel mengatakan bahwa kepolisian perbatasan terpaksa menggunakan "peralatan untuk membubarkan kerusuhan" setelah sekitar 1.500 warga Palestina menyerang dan melempari batu.

"Senin subuh, satu tim polisi perbatasan memasuki kamp Qalandiya untuk menangkap seorang teroris berbahaya," kata Luba Samri, juru bicara kepolisian Israel.

"Setelah tersangka ditahan, sekitar 1.500 orang menyerang kami sambil melemparkan bom molotov dan batu sehingga membahayakan nyawa petugas, yang kemudian membalas," tambah dia.

Namun, Luba tidak bisa memastikan jumlah korban tewas akibat penggunaan peluru tajam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami hanya tahu tiga orang terluka dan dibawa ke rumah sakit. Namun, kami tidak tahu apakah luka-luka ketiga orang ini berbahaya," lanjut Luba.

Luba menambahkan, dalam insiden itu tiga anggota polisi perbatasan Israel juga terluka.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.