Kompas.com - 26/08/2013, 14:16 WIB
Salah satu pose di dalam kalender. Tidak semua pose telanjang, tetapi masih menggenakan pakaian. Georgie Anderson dan Ellie Faulkiner/ABCSalah satu pose di dalam kalender. Tidak semua pose telanjang, tetapi masih menggenakan pakaian.
EditorEgidius Patnistik
Tingkat harapan hidup pengidap kanker di pedesaan Australia tidak terlalu tinggi karena kurangnya sarana kesehatan. Untuk membantu hal ini, siswa-siswi mendapatkan ide untuk menggalang dana dengan menjual kalender. Kalender yang dijual bukanlah kalender biasa, melainkan kalender dengan pose hampir telanjang.

Sebanyak 40 siswa dari Robb College di Universitas New England rela berpose telanjang untuk kalender. Tentunya tidak semua melakukan pose telanjang, ada pula yang masih menggunakan pakaian atau aksesori yang berhubungan dengan pedesaan dan peternakan.

Hasil penjualan kalender ini nantinya akan diberikan kepada badan amal "Can Assist", yang menyediakan bantuan bagi para pengidap kanker di pedesaan di negara bagian New South Wales.

"Pasien pengidap kanker di pedesaan mencapai 53 persen dengan tingkat harapan hidup yang tidak setinggi mereka yang hidup di perkotaan. Ini disebabkan akses dan pelayanan kesehatan yang terbatas," ujar Connie Campbell yang menggagas penggalangan dana lewat penjualan kalender. "Hampir semua yang ikut berpose telanjang senang, karena mendukung tujuan yang baik."

Yang harus digarisbawahi adalah pose-pose ini tidaklah seronok seperti dalam majalah-majalah atau kalender-kalender khusus kalangan dewasa.

"Yang mengejutkan, ternyata siswa pria lebih tidak nyaman berpose tanpa busana dibandingkan para siswa wanita," katanya.

Connie mengaku agak sulit pada awalnya untuk mendapatkan lokasi pemotretan. Namun, akhirnya ia berhasil menemukan sebuah peternakan yang "berkenan" untuk dijadikan latar belakang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.