Kompas.com - 26/08/2013, 13:14 WIB
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com — Setidaknya satu juta ekor kecoa kabur dari sebuah peternakan di China, tempat hewan-hewan ini dibiakkan untuk digunakan sebagai obat tradisional.

Kecoa-kecoa itu kabur dari sebuah peternakan di kota Dafeng, provinsi Jiangsu ke perkebunan jagung di sekitar peternakan itu awal bulan ini.

Kaburnya kecoa-kecoa itu disebabkan seseorang tak dikenal merusak rumah kaca tempat serangga ini dibiakkan. Demikian laporan harian Modern Express.

Dinas pengendali serangga telah mengirim petugasnya ke peternakan kecoa itu dan berencana membasmi serangga-serangga tersebut.

Pemilik peternakan, Wang Pesheng, menginvestasikan lebih dari 18.000 dollar AS untuk 102 butir telur kecoa jenis Perplaneta americana dan menghabiskan enam bulan lamanya untuk membiakkan serangga ini.

Saat rumah kaca milik Pesheng dirusak, terdapat lebih dari 1,5 juta kecoa yang sudah menetas dan sedang diberi makan "buah dan biskuit" setiap hari.

Pesheng berharap keuntungan 18 dollar AS untuk setiap kilogram kecoa yang terjual. Namun, kini dia menanggung kerugian hingga ribuan dollar akibat insiden itu.

Bagi banyak orang, kecoa hanya dianggap sebagai serangga. Namun, mereka yang memercayai pengobatan tradisional China menggunakan tanaman dan hewan, termasuk kecoa, sebagai bahan obat-obatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.