Kompas.com - 23/08/2013, 11:07 WIB
Tentara Israel dari Brigade Golani menghadiri latihan militer di Dataran Tinggi Golan dekat perbatasan dengan Suriah, 26 Juni 2013. Dataran Tinggi Golan direbut oleh Israel dari Suriah dalam Perang Enam Hari 1967. AFP PHOTO / JACK GUEZTentara Israel dari Brigade Golani menghadiri latihan militer di Dataran Tinggi Golan dekat perbatasan dengan Suriah, 26 Juni 2013. Dataran Tinggi Golan direbut oleh Israel dari Suriah dalam Perang Enam Hari 1967.
EditorEgidius Patnistik
JERUSALEM, KOMPAS.com — Angkatan udara Israel melancarkan serangan di Lebanon, Jumat (23/8/2013). Demikian kata militer. Serangan itu terjadi beberapa jam setelah kaum militan menembakkan empat roket ke wilayah negara Yahudi itu.

"Angkatan Udara Israel menyasar sebuah lokasi teror yang terletak di antara Beirut dan Sidon dalam menanggapi rentetan empat roket yang diluncurkan ke Israel utara kemarin," bunyi pernyataan tentara Israel. "Para pilot melaporkan serangan langsung ke sasaran."  Sumber-sumber pertahanan Israel mengatakan, serangan tersebut terjadi dekat Naameh.

Dua dari empat roket yang ditembakkan dari Lebanon, Kamis kemarin, menghantam daerah yang berpenduduk, tetapi kerusakan yang terjadi tidak menimbulkan korban cedera atau tewas.

Serangan itu diklaim Brigade Abdullah Azzam, sebuah kelompok yang punya kaitan dengan Al Qaeda, yang telah mengklaim serangan roket serupa terhadap Israel tahun 2009 dan 2011.

Militer Israel menegaskan dalam pernyataannya pada Jumat bahwa "Pemerintah Lebanon harus bertanggung jawab atas serangan itu".

Presiden Lebanon, Michel Sleiman, menyatakan bahwa serangan roket pada Kamis kemarin itu merupakan pelanggaran terhadap resolusi PBB dan kedaulatan Lebanon serta mendesak aparat keamanan untuk memburu orang-orang bersenjata itu dan menyeret mereka ke pengadilan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk melakukan pembalasan atas serangan itu. Ia mengatakan, "Siapa pun yang menyakiti kami, atau mencoba untuk menyakiti kami, harus tahu bahwa kami akan menyerang mereka".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serangan kemarin itu merupakan yang pertama sejak November 2011 ketika Brigade Abdullah Azzam menembakkan roket dari Lebanon selatan ke Israel, yang kemudian juga memprovokasi reaksi tentara Israel.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.