Sensor Gambar Vagina Gagal, Koran Kampus Universitas Sydney Ditarik

Kompas.com - 22/08/2013, 07:25 WIB
Honi Soit www.honisoit.comHoni Soit
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SYDNEY, KOMPAS.com – Ribuan eksemplar koran mahasiswa Universitas Sydney ditarik dari peredaran karena gambar 18 vagina di halaman depannya. Upaya sensor dengan menghitamkan gambar vagina itu ternyata tercetak masih tembus pandang, sehingga bagian yang disensor masih terlihat jelas.

“Saya kaget melihat kotak hitam itu tak berhasil menutupi gambar sepenuhnya, tapi juga sedikit senang karena pada awalnya memang kami mau menerbitkan tanpa kotak-kotak hitam tersebut,” tutur Hannah Ryan, editor Honi Soit, koran kampus tertua di Australia itu, seperti dikutip dari Sydney Morning Herald, Kamis (22/8/2013).

Para pengasuh koran tersebut sebelumnya memang berencana menerbitkan gambar vagina tanpa sensor. Namun, Dewan Mahasiswa menuntut sebagian gambar ditutup dengan kotak hitam. Setelah berunding dengan penasihat hukum, para pengasuh setuju menyensor gambar untuk menghindari tuntutan hukum.

Pemuatan gambar tersebut terkait pernyataan pendapat tentang kepemilikan tubuh. "Kami jenuh pada masyarakat yang mendiktekan segala hal tentang bagaimana kami harus merasakan tubuh kami sendiri. Kami jenuh untuk mengaitkan perasaan cemas dengan vagina kami,” tutur redaksi koran kampus ini dalam sebuah pernyataan. “Halaman depan ini dimaksudkan untuk memberi rasa percaya diri pada perempuan.”  

Pekan lalu, para pengasuh koran kampus mengundang mahasiswi untuk memotret vagina mereka untuk dipampang di halaman depan. “Kami menghubungi mahasiswi yang kami kenal dan mendapat respons yang hangat,” tutur Hannah Ryan.

Wakil Rektor Universitas Sydney, Michael Spence membela kebebasan editorial koran kampusnya tapi mengkritik gambar tersebut. “Gambar itu merendahkan perempuan, menurut saya pribadi, tapi saya sadar saya bukan target audiens Honi Soit. Namun, dewan mahasiswa di Universitas Sydney punya tradisi panjang soal kebebasan dan kami akan terus mendukung kebebasan ini,” tutur Spence.

Hannah Ryan menambahkan ia tak terlalu menggubris kemungkinan pelanggaran hukum demi mengusung pendapat yang ingin mereka sampaikan. “Motivasi di balik suguhan di halaman depan ini adalah untuk menyampaikan pesan pada perempuan bahwa vagina mereka hanyalah bagian dari tubuh mereka, sama seperti bagian tubuh lainnya," kata dia.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X