Dicap Organisasi Teroris, Pengelola Madrasah Ganj Berang

Kompas.com - 21/08/2013, 23:50 WIB
Madrasah Ganj di Peshawar, Pakistan masuk ke dalam daftar organisasi teroris setelah pemerintah AS menilai madrasah ini diketahui memberi bantuan kepada Taliban. AP PhotoMadrasah Ganj di Peshawar, Pakistan masuk ke dalam daftar organisasi teroris setelah pemerintah AS menilai madrasah ini diketahui memberi bantuan kepada Taliban.
EditorErvan Hardoko
PESHAWAR, KOMPAS.com — Para siswa dan guru Madrasah Ganj berang setelah Pemerintah Amerika Serikat memasukkan sekolah ini ke dalam daftar organisasi teroris, Rabu (21/8/2013).

Kementerian Keuangan AS menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Madrasah Ganj karena menganggap madrasah ini merekrut dan mendanai Al Qaeda, Taliban, dan Lashkar-e-Taiba.

Sanksi ini meliputi larangan warga negara AS berhubungan, baik secara individu maupun aset, dengan Madrasah Ganj.

Kementerian Keuangan AS mengatakan, Fazeel-A-Tul Shaykh Abu Mohammed Ameen al-Peshawari alias Shaykh Aminullah adalah pengelola madrasah itu.

Pada 2009, AS dan PBB menuding Aminullah menyediakan material untuk mendukung Al Qaeda dan Taliban.

Namun, Haji Alam Sher (83), yang mendirikan Madrasah Ganj sejak sekolah itu hanya berupa sebuah masjid kecil, dua dekade lalu, membantah pernyataan AS itu.

"Dia (Aminullah) hanya seorang ulama biasa di sini. Dia pergi delapan bulan lalu dan saya tak pernah mendengar kabarnya lagi," kata Sher.

"Saya mengutuk pelaku terorisme dan tidak pernah mendukung siapa pun yang melakukan serangan bom bunuh diri," lanjut dia.

AS menuding madrasah ini mengajarkan radikalisme kepada siswanya dan melatih mereka membuat bom dan menjadi pelaku bom bunuh diri.

Donasi yang dikumpulkan untuk madrasah itu akan disalurkan ke sejumlah kelompok teroris seperti Taliban, yang menggunakan uang itu untuk melakukan aksi mereka di Afganistan.

Namun, tudingan ini kembali dibantah. Kepala madrasah mengatakan bahwa para guru hanya fokus mengajarkan agama bukan militansi.

"Ini adalah sekolah agama yang murni mengajarkan pengetahuan agama kepada siswa," ujar Maulana Mohammad Ibrahim, kepala madrasah.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X