Kompas.com - 21/08/2013, 23:27 WIB
EditorErvan Hardoko

"Saya tak melihat tanda-tanda di mata korban yang bisa menjadi bukti kuat penggunaan senjata kimia," kata Hart.

Dia menambahkan, tanda-tanda yang dimaksudkan, seperti pupil mata mengecil, tidak terlihat dalam sejumlah video yang diunggah ke internet itu.

Sementara itu, Winfield, editor majalah CBRNe World yang fokus dalam berbagai isu persenjataan kimia, mengatakan, bukti yang ada tidak mengarah bahwa bahan kimia yang digunakan sesuai dengan yang dimiliki militer Suriah.

"Kami tidak mendapatkan laporan bahwa para dokter dan perawat juga menjadi korban. Hal itu menunjukkan bahwa bahan kimia yang digunakan bukan apa yang kami khawatirkan sebagai gas sarin. Mungkin yang digunakan adalah bahan kimia tingkat rendah," ujar Winfield.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.