Kompas.com - 21/08/2013, 22:50 WIB
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri Rusia, Rabu (21/8/2013), klaim oposisi Suriah yang menuduh pemerintah  melakukan serangan senjata kimia yang menewaskan 1.300 orang merupakan sebuah "provokasi yang sudah direncanakan".

Kemenlu Rusia menegaskan bahwa sangat janggal serangan kimia dilancarkan pada saat tim penyelidik persenjataan kimia PBB tiba di Suriah.

"Hal ini membuat kami berpikir bahwa sekali lagi kita menghadapi sebuah provokasi yang sudah disiapkan terlebih dulu," demikian Kementerian Luar Negeri Rusia.

Kemenlu Rusia menambahkan, kejanggalan lain adalah klaim serangan kimia itu dilaporkan semua media regional dalam waktu bersamaan seolah-olah mendapatkan sebuah komando.

"Klaim sebelumnya (soal senjata kimia) sudah terbukti salah," lanjut Kemenlu Rusia.

Sepanjang konflik bersenjata Suriah, Rusia selalu menjadi salah satu negara yang terus mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad. Rusia justru menuding oposisi yang menggunakan senjata kimia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.