Kompas.com - 19/08/2013, 15:35 WIB
Tentara Mesir berjaga di Rafah, perbatasan dengan Jalur Gaza, Semenanjung Sinai. Kondisi keamanan di kawasan ini memburuk sejak penggulingan Muhammad Mursi pada 3 Juli lalu. AP PhotoTentara Mesir berjaga di Rafah, perbatasan dengan Jalur Gaza, Semenanjung Sinai. Kondisi keamanan di kawasan ini memburuk sejak penggulingan Muhammad Mursi pada 3 Juli lalu.
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Sebanyak 24 orang polisi Mesir tewas di kawasan bergolak Sinai, setelah kelompok militan menjebak dan menembaki mereka dengan menggunakan roket peluncur granat (RPG), Senin (19/8/2013).

Sejumlah sumber menyebutkan, setidaknya dua orang polisi juga terluka akibat serangan terhadap bus yang sedang mereka tumpangi menuju Rafah, perbatasan dengan Jalur Gaza.

Serangan ini adalah yang paling mematikan di Sinai dalam beberapa tahun belakangan, melampaui serangan yang terjadi pada Agustus 2012 yang menewaskan 16 tentara Mesir.

Kondisi keamanan di Sinai yang berbatasan dengan Gaza dan Israel terus memburuk sejak penggulingan Hosni Mubarak pada 2011.

Namun, kondisi di Sinai semakin buruk setelah militer menggulingkan Muhammad Mursi pada 3 Juli lalu. Sejak saat itu, serangan terhadap polisi dan militer Mesir terjadi hampir setiap hari.

Pemerintah Mesir sudah mengirimkan pasukan tambahan ke Sinai, yang sebagian besar wilayahnya adalah gurun pasir dan didiami oleh suku Baduin yang dituding bekerja sama dengan militan Islam melawan Pemerintah Mesir.

Sejak 3 Juli lalu, militer Mesir mengklaim sudah menewaskan sedikitnya 70 "teroris" di Sinai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X