Kompas.com - 19/08/2013, 14:54 WIB
Ilustrasi kereta api india. transportbangalore.blogspot.comIlustrasi kereta api india.
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sedikitnya 15 orang tewas tertabrak kereta api yang tengah melintasi saat mereka sedang berjalan menyeberang rel di sebuah stasiun terpencil di negara bagian Bihar.

Para korban sebagian besar adalah peziarah Hindu yang baru turun dari sebuah kereta api lokal di stasiun KA Dhamara Ghatdan dan hendak menuju sebuah kuil di distrik Saharsa.

Mereka diterjang kereta cepat Rajya Rani yang melintas dari rel arah berlawanan, tulis sejumlah media setempat.

Jumlah korban diduga akan bertambah karena dilaporkan masih ada beberapa korban yang luka parah.

Pejabat KA senior India, Arun Mallik, yang hendak menuju lokasi kejadian mengatakan pada BBC bahwa sedikitnya 15 korban tewas dan masih dilakukan upaya penyelamatan terhadap korban lainnya.

Bakar kereta api

Sebagai aksi balasan atas kecelakaan ini, kumpulan orang yang marah dilaporkan berkumpul dekat tempat kejadian dan menyerang kereta Rajya Rani Express serta membakar sebagian gerbongnya.

Menurut laporan masinis kereta serta penjaganya juga ditangkap massa dan dipukuli serta kini dijadikan sandera.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri Besar Bihar Nitish Kumar menyampaikan duka cita atas terjadinya insiden ini dan memerintahkan pejabat tingkat distrik agar bergegas menuju lokasi.

Operasi jaringan KA milik negara India sangat luas, dengan 9.000 kereta penumpang dan 18 juta pengguna setiap hari.

Tahun lalu pejabat KA setempat mengatakan kecelakaan kereta di India dalam lima tahun terakhir telah menewaskan 1.220 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X