Kompas.com - 18/08/2013, 08:52 WIB
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com - Pemerintah Inggris akan kembali membuka kedutaan besarnya di ibu kota Yaman, Sanaa pada Minggu (18/8/2013), setelah tutup selama 12 hari karena masalah keamanan.

"Kedubes Inggris di Yaman akan kembali beroperasi normal mulai Minggu 18 Agustus. Kami meminta maaf atas penutupan sementara ini," kata Dubes Inggris Jane Marriott lewat akun Twitternya.

Kementerian Luar Negeri Inggris pada 6 Agustus lalu menarik semua staf kedutaan di Yaman akibat tingginya ancaman penculikan.

Yaman, salah satu negara termiskin di semenanjung Arab, adalah basis kelompok Al Qaeda Semenanjung Arab (AQAP), salah satu cabang Al Qaeda yang paling aktif.

Selain Inggris, Amerika Serikat juga mengevakuasi staf diplomatiknya dari Yaman pada 6 Agustus lalu karena ancaman terorisme. Perancis dan Norwegia juga menutup kedubes mereka di Sanaa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.