Kompas.com - 16/08/2013, 23:16 WIB
Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz. AP PhotoRaja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz.
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com — Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz, Jumat (16/8/2013), mengumumkan, kerajaan itu mendukung penuh Mesir dalam perang "melawan terorisme".

Raja Abdullah mengatakan, stabilitas Mesir kini sedang diserang para "pembenci". Dia juga memperingatkan bahwa siapa saja yang mencampuri urusan dalam negeri Mesir justru akan memicu "hasutan".

Seorang analis politik dari Jordania, Saleh al-Qallab, kepada Al Arabiya mengatakan, Arab Saudi tidak akan meninggalkan militer Mesir berjuang sendiri.

"Situasi di Mesir sangat kritis dan Arab Saudi ingin menempatkan di posisi yang benar dalam sejarah," kata Al-Qallab.

Al-Qallab menambahkan, Raja Abdullah telah mengambil langkah historis dan sisi yang tepat sesuai dengan Islam.

Sedangkan seorang kolumnis Mesir, Abdul Latif Minawi, mengatakan, posisi Arab Saudi dalam menanggapi krisis Mesir adalah sebuah respons terhadap posisi Barat yang sulit dipahami.

"Jika para pemimpin Barat berencana mengulangi skenario Libya di Mesir, maka hal itu tak akan berhasil," ujar Minawi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Minawi menambahkan, sejumlah kepentingan Barat bercampur jadi satu untuk memastikan keruntuhan Mesir.

"Posisi Saudi adalah sebuah pendirian yang sangat memahami kepentingan regional," tambah Menawi.

Pernyataan Raja Abdullah itu muncul setelah sejumlah negara Barat dan Turki mengancam untuk membekukan hubungan dengan Mesir terkait kekerasan terhadap para pendukung Muhammad Mursi.

Baca tentang


Sumber Al Arabiya

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.