Kompas.com - 16/08/2013, 20:08 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Rusuh Mesir membuat Belanda mengurungkan niatnya memberi bantuan segera. Dalam warta Televisi Nasional Belanda, Menteri Luar Negeri Belanda Frans Timmermans, kemarin, mengemukakan hal itu.

"Kami mengurungkan niat untuk memberi sedikit bantuan segera," katanya.

Timmermans sendiri mengatakan, Belanda khawatir kalau kerusuhan yang, menurut pemerintah Mesir, sudah menewaskan 500 orang itu, berlarut.

Namun begitu, Timmermans mengakui belum ada alasan bagi Pemerintah Belanda mengeluarkan peringatan perjalanan alias travel warning bagi warganya untuk bertandang ke Negeri Piramid tersebut. "Warga Belanda biasanya berlibur di pantai Mesir di Laut Merah," katanya.

Sementara, lanjut Timmermans, Belanda masih memonitor kondisi termutakhir di Mesir. "Kami terus berkonsultasi pula dengan negara-negara Uni Eropa untuk menyikapi krisis Mesir," demikian kata Frans Timmermans.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.