Kompas.com - 16/08/2013, 16:14 WIB
EditorErvan Hardoko

Sikandar berhasil membebaskan diri dari pergumualan dan menembaki Khan, yang beruntung tak terluka sedikitpun.

Pasukan komando paramiliter kemudian menembak Sikandar saat dia mencoba lari. Anak-anak dan istri Sikandar tidak terluka dalam insiden itu.

Tayangan televisi sempat memperlihatkan anak laki-laki Sikandar mencoba berlari ke arah ayahnya setelah pria tersebut tertembak. Namun, Zamrud Khan memegangi anak laki-laki tersebut.

"Sikandar dalam kondisi kritis dan dokter berusaha menyelamatkan nyawanya. Dia terkena dua peluru di tubuh bagian atas dan kaki kiri," kata dokter Wasim Khawaja, juru bicara RS Institut Kedokteran Pakistan, Islamabad.

Seorang perwira kepolisian Islamabad emngatakan Sikandar nampaknya memiliki masalah kejiwaan. Dia menuntut pemberlakukan Syariah Islam di Pakistan, mundurnya pemerintah, dan pembebasan putranya yang dipenjara di Dubai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.