Kompas.com - 15/08/2013, 21:30 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com - Pemerintah Mesir, Kamis (15/8/2013), menutup pintu perbatasan Rafah yang menghubungkan Mesir dan Jalur Gaza karena alasan keamanan setelah insiden berdarah di Kairo sepanjang Rabu.

Akibat penutupan pintu perbatasan ini, ratusan warga Palestina yang sehari-hari menggunakan pintu perbatasan Rafah untuk melintas, terlantar di kedua sisi perbatasan.

Langkah penutupan perbatasan ini menyusul menyebarnya kerusuhan di Mesir setelah pembubaran pengunjuk rasa pro-Muhammad Mursi di Kairo oleh aparat keamanan.

Penutupan pintu perbatasan Rafah ini bukan kali ini saja terjadi. Penutupan perbatasan terakhir kali terjadi saat militer menggulingkan Muhammad Mursi pada 3 Juli lalu.

Insiden "Rabu Berdarah" di Kairo dan beberapa kota di Mesir telah menewaskan 525 orang dan mengakibatkan lebih dari 3.000 orang terluka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.