Sebuah Eksekusi Mati di China Terekam Video

Kompas.com - 15/08/2013, 17:08 WIB
Dalam foto yang diambil dari situs YouTube ini, terlihat seorang petugas mengarahkan pistolnya ke belakang kepala seorang pria yang nampaknya adalah seorang terpidana mati. Video ini diunggah ke situs Sina dan YouTube, sudah ditonton sebanyak 2,5 juta orang. You Tube/Daily MailDalam foto yang diambil dari situs YouTube ini, terlihat seorang petugas mengarahkan pistolnya ke belakang kepala seorang pria yang nampaknya adalah seorang terpidana mati. Video ini diunggah ke situs Sina dan YouTube, sudah ditonton sebanyak 2,5 juta orang.
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com — Sebuah video yang diunggah ke internet menyajikan sebuah peristiwa mengerikan di China.

Dalam video itu terlihat seorang pria diturunkan dari mobil polisi di sebuah lahan kosong, lalu dieksekusi oleh seorang polisi dengan disaksikan puluhan orang, termasuk anak-anak dari atas sebuah bukit.

Situs Shanghaiist.com melaporkan bahwa video itu diunggah ke situs Sina dan sudah ditonton 2,5 juta kali sejak Senin (12/8/2013). Video itu direkam seseorang yang menyaksikan eksekusi itu dari atas bukit.

Video itu berawal ketika iring-iringan beberapa mobil polisi berjalan melintasi jalan setapak di sebuah desa. Tak lama kemudian rombongan itu berhenti dan sejumlah polisi keluar dari mobil-mobil itu.

Salah satu minibus polisi berhenti di lokasi yang agak terpisah, lalu polisi mengeluarkan seorang pria yang di lehernya tergantung semacam papan pengumuman.

Polisi kemudian menggiring pria itu melintasi sebuah area rerumputan dan sampai di sebuah lahan kosong.

Di lahan itu, pria tersebut kemudian dibuat berlutut, sementara seorang petugas mengarahkan pistol ke belakang kepalanya.

Sekejap kemudian terdengar salakan pistol dan pria itu tersungkur tewas. Video itu tidak memberikan informasi soal kapan dan di mana eksekusi terjadi.

Informasi soal siapa orang yang dieksekusi dan apa kesalahan yang dibuatnya juga tidak ditemukan. Diyakini, video itu direkam pada November 2012.

"Pengunggah mengatakan, video itu direkam pada November 2012 dan blog harian Wall Street Journal China mengatakan, penduduk desa berbicara dengan dialek Provinsi Guizhou," demikian laporan Business Insider.

Provinsi Guizhou berjarak sekitar 2.200 kilometer ke sebelah selatan ibu kota Beijing.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X