Kompas.com - 15/08/2013, 06:06 WIB
Seorang petugas mengawasi jalan yang menuju kawasan industri Kaesong, Korea Utara. Kawasan industrin yang diongkosi Korea Selatan ini dibangun pada 2004 dan menampung lebih dari 120 pabrik dan mempekerjakan setidaknya 53.000 warga Korea Utara. Namun, di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, pemerintah Korea Utara memutuskan untuk menutup kawasan industri ini untuk sementara. JUNG YEON-JE / AFPSeorang petugas mengawasi jalan yang menuju kawasan industri Kaesong, Korea Utara. Kawasan industrin yang diongkosi Korea Selatan ini dibangun pada 2004 dan menampung lebih dari 120 pabrik dan mempekerjakan setidaknya 53.000 warga Korea Utara. Namun, di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, pemerintah Korea Utara memutuskan untuk menutup kawasan industri ini untuk sementara.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SEOUL, KOMPAS.com — Korea Utara dan Korea Selatan, Rabu (14/8/2013), setuju untuk membuka kembali Kompleks Industri Kaesong. Kompleks ini merupakan zona manufaktur bersama kedua negara, yang ditutup menyusul meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea pada April 2013.

Namun, belum diketahui pasti kapan zona tersebut akan dibuka kembali. Bagi Korea Utara, kawasan industri ini merupakan salah satu penyumbang penting aliran devisa bagi negara yang memutuskan memilih menerapkan sistem politik tertutup tersebut.

Sebagai bagian dari kesepakatan pada Rabu tersebut, pengoperasian zona disepakati tak akan lagi dipengaruhi oleh situasi politik dalam keadaan apa pun. "Saya berharap bahwa perjanjian hari ini akan menjadi kesempatan bagi hubungan Utara-Selatan untuk membuat awal baru," kata Presiden Korea Selatan Park Geun-hye seusai kesepakatan.

Lebih dari 53.000 warga Korea Utara bekerja di lebih dari 120 perusahaan Korea Selatan yang ada di dalam kompleks tersebut. Karenanya, kawasan industri ini dianggap sebagai simbol utama yang masih ada untuk kerja sama kedua Korea. Apalagi dari kawasan ini dihasilkan produk bernilai jutaan dollar AS per tahun. Penutupan pada April 2013 merupakan kejadian pertama sejak kawasan ini dibuka sembilan tahun lalu.



Sumber CNN.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X