Kompas.com - 14/08/2013, 23:34 WIB
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat, Rabu (14/8/2013), mengecam keras keputusan Mesir menggunakan kekerasan untuk membubarkan pengunjuk rasa pendukung Muhammad Mursi.

"Kekerasan hanya akan semakin mempersulit Mesir untuk melangkah maju mencapai stabilitas dan demokrasi," kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest.

"Keputusan ini juga berlawanan dengan janji pemerintahan sementara, yaitu mengusahakan rekonsiliasi," tambah Earnest.

Selain mengecam kekerasan yang menewaskan ratusan orang itu, Earnest juga menyatakan pemerintah AS juga menolak pemberlakuan keadaan darurat di Mesir.

"Dunia menyaksikan apa yang terjadi di Mesir. Kami mendesak pemerintah dan semua pihak di Mesir untuk menahan diri dari kekerasan dan menyelesaikan perbedaan pendapat ini dengan damai," seru Earnest.

Sementara itu, meski mengecam kekerasan di Mesir, Amerika Serikat masih bersikukuh tidak mau menggunakan istilah kudeta untuk pergantian rezim di Mesir.

Earnest menambahkan, Presiden Barack Obama yang tengah berlibur di Massachusetts tetap memantau perkembangan politik di Mesir.

Lihat foto lengkap dalam album: Pembantaian di Mesir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.