Kompas.com - 14/08/2013, 19:28 WIB
Schapelle Leigh Corby terpidana kasus penyelundupan narkotika yang kini masih menjalani hukumannya di LP Kerobokan, Bali. AP PhotoSchapelle Leigh Corby terpidana kasus penyelundupan narkotika yang kini masih menjalani hukumannya di LP Kerobokan, Bali.
|
EditorErvan Hardoko
SYDNEY, KOMPAS.com — Berbagai media massa Australia mulai berspekulasi seputar waktu pembebasan terpidana kasus penyelundupan narkotika Schapelle Leigh Corby.

Sejumlah media—salah satunya 7News—berspekulasi Corby kemungkinan bisa dibebaskan pada 17 Agustus mendatang, bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia.

Spekulasi ini merebak setelah pihak LP Kerobokan, Bali, tempat Corby kini mendekam menjalani hukumannya, menyatakan kendala masalah teknis terkait permohonan pembebasan awal Corby sudah teratasi.

Kakak Corby, Mercedes, ketika menjenguk Corby di LP Kerobokan, Rabu (14/8/2013), terlihat sangat yakin adiknya bisa segera menghirup udara kebebasan.

"Ini berita bagus—satu langkah lagi mendekati ke arah kebebasan," katanya.

Bertepatan dengan peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan Indonesia, Sabtu (17/8/2013), Corby mendapatkan pemotongan masa tahanan enam bulan.

Kepala LP Kerobokan I Gusti Ngurah Wiratna mengatakan, dengan pengurangan masa hukuman itu, secara teknis, Corby berhak mendapatkan pembebasan awal.

Pada 27 Mei 2005, Corby diputus bersalah menyelundupkan 4,2 kilogram ganja ke Bali dan dijatuhi hukuman penjara 20 tahun. Selama menjalani hukumannya di LP Kerobokan, Corby sudah mendapatkan 27,5 bulan pemotongan masa tahanan.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X