Kompas.com - 12/08/2013, 20:21 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Otoritas Nasional Palestina (PNA) menuding Israel melanggar kriteria pembebasan tahanan Palestina. Padahal, kedua belah pihak sudah menyepakati kriteria pembebasan beberapa waktu silam.

Menurut warta AP pada Senin (12/8/2013), ada 26 tahanan Palestina yang bakal dilepas besok. Tapi, tak satu pun dari mereka adalah orang Palestina dari Jerusalem dan Arab penduduk Israel. "Kebijakan itu adalah bentuk diskriminasi dan menunjukkan Israel melanggar kesepakatan kriteria," kata Deputi Menteri Urusan Tahanan Palestina Ziad Abu Ein di Ramallah.

Kendati begitu, Abu Ein mengatakan pembebasan ini adalah langkah maju. "Ini hasil usaha kami dan merupakan langkah maju dialog damai," imbuhnya.

Kebijakan pembebasan tahanan kedua pihak berlaku bagi tahanan Palestina sebelum perjanjian damai Oslo pada 1993. AS berada di balik kebijakan pembebasan ini.  

AS menghelat dialog dengan Israel dan Palestina setelah cara ini terhenti tiga tahun silam. Putaran pertama terselenggara pada Juli silam. Putaran kedua akan dimulai lagi di Washington pada Rabu (14/8/2013).

Dalam dialog damai itu, Israel akan membebaskan 104 tahanan dalam empat fase. Pembebasan itu pun tergantung pada kemajuan dialog damai tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.