Kompas.com - 12/08/2013, 10:03 WIB
Keluarga para tawanan mendatangi gedung Mahkamah Agung Israel hari Minggu (11/08) BBCKeluarga para tawanan mendatangi gedung Mahkamah Agung Israel hari Minggu (11/08)
EditorEgidius Patnistik
JERUSALEM, KOMPAS.COM - Pemerintah Israel menyetujui pembebasan 26 tawanan Palestina, sebagai bagian dari kesepakatan kelanjutan pembicaraan damai pekan depan. Daftar nama tawanan yang terpilih oleh komite kementerian telah dipublikasikan pada Minggu malam (11/08).

Para tawanan akan dibebaskan hari Selasa (13/08). Penundaan ini memberikan keluarga korban waktu untuk mengajukan gugatan.

Pengumuman ini datang setelah pemerintah Palestina menuduh Israel berusaha menyabotase pembicaraan damai dengan mengizinkan pembangunan 1.200 rumah permukiman baru.

Seorang juru bicara pemerintah Israel mengabaikan kritik tersebut dan mengatakan setiap inisiasi damai sejauh ini menganjurkan agar permukiman yang dipermasalahkan menjadi teritori Israel.

Warga Palestina bersedia menerima pertukaran lahan ini. Sekitar 500 ribu warga Yahudi tinggal di lebih dari 100 permukiman yang dibangun sejak pendudukan Israel atas Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada 1967.  Permukiman itu dinilai ilegal dibawah hukum internasional, meski Israel membantahnya.

Pada hari Minggu, sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa 26 tawanan akan dibebaskan.

Empat belas orang diantaranya akan dipulangkan ke Jalur Gaza dan 12 orang lainnya ke Tepi Barat. Delapan orang dijadwalkan bebas dalam tiga tahun dan dua orang lainnya dibebaskan dalam enam bulan mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.