Zimbabwe Diam-diam Sepakat Ekspor Uranium ke Iran

Kompas.com - 10/08/2013, 08:57 WIB
Para teknisi sedang bekerja di reaktor nuklir Bushers, Iran. AP PhotoPara teknisi sedang bekerja di reaktor nuklir Bushers, Iran.
EditorErvan Hardoko
HARARE, KOMPAS.com — Pemerintah Zimbabwe dikabarkan sudah menandatangani kesepakatan rahasia untuk menjual uranium mentah ke Iran. Demikian dilaporkan harian The Times, Sabtu (10/8/2013).

"Saya sudah membaca sebuah nota kesepahaman (MoU) untuk mengekspor uranium ke Iran," kata Wakil Menteri Pertambangan Zimbabwe Gift Chimanikire kepada harian terbitan Inggris itu.

Kesepakatan yang dilaporkan sudah ditandatangani tahun lalu itu, membuat negara-negara Barat terkejut.

Chimakire mengatakan, penandatanganan MoU soal ekspor uranium itu diteken tanpa sepengetahuan dirinya.


Kesepakatan itu, lanjut Chimakire, hanya diketahui sedikit orang di pucuk pimpinan pemerintah Zimbabwe.

Apalagi, Amerika Serikat dan Uni Eropa sudah menjatuhkan sanksi ketat yang diharapkan membuat program nuklir Iran menjadi timpang.

Meski Zimbabwe dan Iran sudah meneken MoU ekspor uranium, tetapi The Times melaporkan masih butuh waktu lama sebelum cadangan uranium Zimbabwe siap untuk diekspor.

Pada April 2010, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pernah berkunjung ke Harare, Zimbabwe.

Saat itu, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe mengatakan Iran tak perlu meragukan dukungan berlanjut Zimbabwe terhadap program nuklir Iran.

Chimakire adalah politisi oposisi yang kemungkinan besar akan terdepak dari pemerintahan setelah pemilihan umum Zimbabwe memberi kemanangan telak untuk partai Zanu-PF pendukung Mugabe.

Kemenangan itu sekaligus mengakhiri koalisi rapuh antara Zanu-PF dan partai MDC pimpinan PM Morgan Tsvangirai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X