Kompas.com - 09/08/2013, 21:34 WIB
Seorang petugas keamanan Yaman memeriksa puing pesawat militer yang jatuh dekan Bandara Sanaa, Yaman dan menewaskan 10 orang penumpangnya. MOHAMMED HUWAIS / AFPSeorang petugas keamanan Yaman memeriksa puing pesawat militer yang jatuh dekan Bandara Sanaa, Yaman dan menewaskan 10 orang penumpangnya.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Bentrokan bersenjata sektarian antara kelompok syiah melawan suni di Saada, Yaman, sudah menewaskan 12 orang. Kekerasan itu terjadi, tulis AP pada Jumat (9/8/2013) tatkala kelompok syiah, Al Houthi, menyerang permukiman kelompok sunni, Salafi. Phak syiah memberi tenggat agar kelompok Salafi meninggalkan permukiman mereka.

Alhasil, lantaran tenggat itu tak dipedulikan, baku tembak pun pecah. "Korban tewas termasuk tiga perempuan dan tiga anak-anak,"kata pernyataan pihak Salafi.

Saksi mata mengatakan kelompok penyerang menggunakan persenjataan berat. Ini adalah serangan kali kedua dalam 24 jam setelah sebelumnya kelompok syiah membunuh lima orang warga sunni di Dammaj, masih di wilayah Saada.

Tiga tahun


Tercatat sudah tiga tahun lamanya konflik bersenjata sektarian terjadi di Saada. Di kawasan ini, basis kelompok syiah terbilang kuat.

Saada adalah wilayah Yaman yang berbatasan dengan Arab Saudi. Kelompok syiah mengontrol beberapa provinsi di wilayah ini. Sejatinya, sudah ada perjanjian gencatan senjata pada Agustus 2010 demi menghentikan konflik bersenjata sejak 2004.

Pertikaian sektarian di Saada menjadi perhatian PBB. Bersama dengan pemerintah Yaman, PBB menjembatani dialog rekonsiliasi. Dialog sudah dimulai sejak Maret 2013 dan berlangsung hingga enam bulan ke depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.