Kompas.com - 07/08/2013, 14:13 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Abdel Hamid Silmi, politisi asal partai mantan Presiden Mesir Husni Mubarak, tewas didor usai meninggalkan sebuah masjid di Semananjung Sinai. Aparat keamanan, sebagaimana warta AP pada Rabu (7/8/2013), mengatakan, empat peluru menembus tubuh korban.


Otoritas keamanan mengatakan, kelompok militan Sinai diduga berada di belakang aksi kekerasan tersebut. Kelompok ini berbasis di Utara Sinai.

Menurut aparat keamanan pula militan tersebut melakukan perlawanan kembali sejak 3 Juli 2013. Perlawanan itu bertepatan tatkala militer melengserkan Presiden Muhammad Mursi.

Militan sampai kini menewaskan 40 orang. Kebanyakan dari mereka adalah anggota keamanan Mesir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.