Mantan Panglima Militer Turki Dipenjara Seumur Hidup

Kompas.com - 06/08/2013, 02:05 WIB
Tentara Turki mengamankan sidang mantan panglima militer di kota Silivri, dekat Istanbul, Senin (5/8/2013), sementara para pengunjuk rasa berteriak-teriak di luar ruang sidang. OZAN KOSE / AFPTentara Turki mengamankan sidang mantan panglima militer di kota Silivri, dekat Istanbul, Senin (5/8/2013), sementara para pengunjuk rasa berteriak-teriak di luar ruang sidang.
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com — Pengadilan Turki, Senin (5/8/2013), menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan panglima militer karena perannya dalam komplotan yang diduga ingin menjatuhkan pemerintah.

Jenderal Ilker Basbug merupakan perwira militer tertingi dari 275 terdakwa dalam sidang yang berlangsung selama lima tahun terakhir.

Pengadilan berlangsung di kompleks penjara Silivri, di sebelah barat Istanbul, dengan pengamanan sangat ketat, tempat Jenderal Basbug ditahan. Pengamanan ditingkatkan saat sidang berlangsung.

Aparat keamanan sempat melepas tembakan gas air mata di luar ruang sidang untuk membubarkan para pengunjuk rasa yang menentang pengadilan ini.

Beberapa terdakwa dinyatakan bebas dalam pengadilan yang dilihat sebagai ujian bagi pemerintah pimpinan partai yang berakar pada Islam dalam pertikaian dengan militer, yang merupakan kekuatan sekulerisme di Turki.

Jenderal Ilker Basbug, yang memimpin militer Turki tahun 2008 hingga 2010, selalu menolak dakwaan yang diajukan kepadanya.

Dakwaan tersebut berkaitan dengan dugaan menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, yang berasal dari Partai Keadilan dan Pembangunan, AKP, yang berhaluan Islam.


Ketegangan sipil-militer

Rincian dakwaan atas 275 terdakwa amat beragam, mulai dari menjadi anggota kelompok teroris bawah tanah Ergenekon, memiliki senjata api secara gelap, serta merencanakan perlawanan bersenjata terhadap AKP.

Jaksa menuntut hukuman seumur hidup untuk Jenderal Basbug dan 63 terdakwa lain, termasuk sembilan jenderal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X