Tanah Longsor di India Tewaskan Sembilan Orang

Kompas.com - 05/08/2013, 18:56 WIB
Dalam foto diambil pada 23 Juni 2013 ini terlihat sekelompok peziarah yang terjebak banjir menunggu tim penyelamat di tepian sungai Govind Ghat. Pemerintah Negara Bagian Uttarakhand menyatakan lebih hampir 6.000 orang yang hilang diyakini telah tewas.
MANAN VATSYAYANA/AFPDalam foto diambil pada 23 Juni 2013 ini terlihat sekelompok peziarah yang terjebak banjir menunggu tim penyelamat di tepian sungai Govind Ghat. Pemerintah Negara Bagian Uttarakhand menyatakan lebih hampir 6.000 orang yang hilang diyakini telah tewas.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Tanah longsor di Negara Bagian Kerala, India, menewaskan sedikitnya sembilan orang. Menurut warta AP pada Senin (5/8/2013), bencana itu terjadi pascahujan deras yang melanda kawasan Selatan India itu beberapa hari silam.

Menurut polisi lokal, kawasan perbukitan di Idukki menjadi lokasi kejadian tersebut. Hujan deras di situ berlangsung sejak Minggu (4/8/2013).


Pemerintah Kerala menutup sementara Bandar Udara Cochin. Dua pesawat yang rencananya mendarat di bandara itu dialihkan ke lokasi lain lantaran banjir.

Sementara itu, Menurut Ketua Menteri Kerala Oommen Chandy, pihaknya mengadakan rapat kabinet untuk penanggulangan bencana.

Pada bagian lain, negara bagian itu pun terlanda angin kencang. Makanya, pemerintah melarang nelayan turun ke laut mencari ikan dalam dua hari ke depan lantaran bahaya ombak tinggi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X