Kompas.com - 05/08/2013, 17:00 WIB
Sebuah kereta api cepat China memasuki stasiun Provinsi Hebei. Pekan depan China mengoperasikan rute kereta cepat Beijing-Guangzhou sejauh 2.298 km yang akan ditempuh dalam waktu haya delapan jam. ED Jones / AFPSebuah kereta api cepat China memasuki stasiun Provinsi Hebei. Pekan depan China mengoperasikan rute kereta cepat Beijing-Guangzhou sejauh 2.298 km yang akan ditempuh dalam waktu haya delapan jam.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Upaya China memberikan rasa nyaman bagi calon penumpang kereta api (KA) diwujudkan dengan operasi antitukang catut karcis KA. Operasi yang dihelat sejak 1 Juli 2013 itu sukses menyapu bersih 169 calo tersebut, sebagaimana warta Xinhua pada Senin (5/8/2013).

Data dari Kementerian Keamanan Publik China menunjukkan polisi KA juga sudah menuntaskan 157 kasus calo tiket. Ada juga 11 kasus terkait calo tiket yang dibongkar sampai dengan 2 Agustus tahun ini.

Data itu juga menunjukkan ada sekitar 5.700 tiket yang dijual di atas harga resmi. Kalau diuangkan, angkanya mencapai 900.000 yuan atau setara dengan 146.880 dollar AS.

Operasi calo tiket biasanya dihelat aparat keamanan di masa-masa penumpang membeludak jumlahnya, misalnya saat musim panas seperti sekarang. Pada musim seperti itu, banyak warga China pulang kampung alias mudik. Perjalanan pergi pulang mudik biasanya terjadi pada 1 Juli hingga 31 Agustus tiap tahunnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X