Kompas.com - 02/08/2013, 20:20 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Para prajurit Yaman marah kepada pemerintah lantaran gaji yang tak memadai. Alhasil, mereka pun berunjuk rasa di depan kantor pemerintah di ibu kota Sanaa pada Jumat (2/8/2013).

Namun, unjuk rasa itu tak bisa berjalan tertib. Para prajurit yang marah itu mesti berhadapan dengan sesama rekan mereka yang bertugas melindungi kantor kepresidenan.

Bentrokan tak terhindarkan. Pistol pun menyalak. Hasilnya, sedikitnya satu tentara menemui ajal ditembus peluru kawan sendiri, tulis AP.

Sementara itu, saksi mata mengaku mendengar suara letusan pistol saat unjuk rasa itu. Hingga berita ini diunggah, pasukan pengamanan presiden masih berjaga-jaga di lokasi bentrokan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.